Mengutip Bank Indonesia, penyaluran dana oleh bank tumbuh 10,62 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp6.155 triliun. Kinerja intermediasi tersebut pun mendorong aset perbankan bertambah besar. Pada kuartal II/2022, hampir smeua bank terbesar dari segi aset di Indonesia menunjukan pertumbuhan, baik secara kuartalan maupun tahunan. Mataram (Suara NTB) - Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Dinar Ashri, atau Bank Dinar menjadi BPRS beraset terbesar dari seluruh BPR/BPRS di NTB. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2022 yang dilaksanakan baru-baru ini mengukuhkan pencapaian nilai asetnya sebesar Rp1,049 triliun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memastikan posisi Bank Dinar sebagai pemilik aset terbesar Berdasarkan keterangan Direktur Eksekutif Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Anung Herlianto, sudah 31 perusahaan tekfin di Indonesia menggandeng 51 BPR. Kolaborasi ini mampu meningkatkan portofolio kredit kedua pihak hingga 40 persen pada 2021. Berdasarkan hasil Statistik Perbankan Indonesia milik Otoritas Jasa Keuangan, dalam lima tahun, yakni sejak 2019 hingga Agustus 2023, jumlah BPR di Indonesia mengalami tren penurunan yang signifikan. Sedangkan, kantor bank di Indonesia juga mengalami penyusutan lantaran akibat digitalisasi masif, dengan separuh pertama tahun ini terdapat Zoin6gi.

bank bpr terbesar di indonesia